Ada seorang kakek yang sedang membuat sebuah biola. Kakek itu membuat biola dengan sepenuh hatinya. Si kakek membentuk biola sedemikian rupa, kemudian dipolesnya biola itu hingga kelihatan saangaat indah.
selain indah,
biola itu juga mengeluarkan suara yang sangat merdu. Biola yang mempunyai cirri khas dibanding biola lainnya. Biola yang kaya gini, ga ada lagi di dunia.
Setelah selesai dibuat
Pada saat yang sama, ada seorang anak yang merupakan anak dari pengusaha kaya yang berminat pada biola tersebut. Karena keindahan dan kemerduan suaranya.
Sang kakek seperti tidak setuju. Namun biola itu seolah berbicara pada kakek “biarkan saya ikut dengannya…”
Kakek pun mengijinkan biola dibawa oleh anak pengusaha
satu hari….
dua hari….
anak itu dengan senang, dia terus belajar memainkan biola tersebut
tapi setelah sebulan
dua bulan
anak itu tetap tidak kunjung dapat memainkan biola itu dengan baik
Sehingga biola itu pun disimpan di sebuah gudang oleh sang anak
Hingga biola itu sangat berdebu… terdapat goresan-goresan di badannya…biola itu sangat tersisihkan, seakan-akan benda lain pun ikut mengejeknya.
kemudian pada suatu hari
Ada sebuah acara pelelangan
Biola ini menjadi salah satu kandidat barang yang akan ikut dilelang…
Acara lelang dimulai…
MC mulai menawarkan dari barang pertama.. harga terus naik… dan.. ada pembeli…
Kemudian barang kedua…
Barang ketiga…
Sampai semua barang sudah terjual
Tinggallah biola itu seorang diri yang belum dilelang, dan merupakan barang terakhir yang akan dilelang
Harga pun mulai disebutkan
Semua terdiam…..
Tidak ada seorang pun di ruangan itu yang mau menawarnya… bahkan pada saat harga sudah diturunkan, tetap tidak ada yang mau membelinya
diturunkan lagi…masih belum ada yang mau….
Sampai… harga yang paling rendah pun, tetap belum ada yang mau membeli
maka sang MC pun kebingungan dan memutuskan untuk menyerah
Namun, pada saat itu, ada seorang yang mengacungkan jari dan kemudian ia maju kedepan..
Ternyata itu adalah seorang kakek
Yaaaah…
Itu adalah kakek pembuat biola
Kakek maju ke depan… kemudian dengan hati-hati ia mengambil biola itu… kakek membersihkan biola itu… sang kakek memperbaiki setiap goresan-goresan yang membuat cacat biola
Kakek memoles kembali biola tersebut hingga indah seperti semula
Setelah selesai,kakek memainkan biola itu dengan sangat lembut
Semua orang langsung terpana
Karena suara yang mengalir sangatlah indah, suara yang khas dari biola tersebut
semua orang berdiri dan tepuk tangan semua orang memenuhi ruangan itu
……..
biola itu bisa kembali menjadi sempurna di tangan pencipta dan pembuatnya…
Yang gw mau bahas adalah
Roma 12:2
“janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tapi berubahlah oleh pembaharuan budimu…”
Seringkali kita amat sangat mudah terpikat dengan suatu hal di dunia ini. Entah itu game, entah itu nonton, jalan-jalan, ngegosip… banyak hal lainnya. Padahal “kakek” ga setuju. Tapi kita seolah berbicara “biarkanlah saya melakukan hal itu”
Namun yang kita “si biola” alami adalah dibuang, ketika orang lain tidak membutuhkan kita. Kesenangan itu sangat singkat. Kita dijual bahkan dengan harga yang sangat rendah, bahkan mungkin ga ada lagi harganya. Tapi Tuhan Yesus “si kakek” membela kita. Berani mengambil kita kembali. Dia sangat mengenal kita karena Dia pencipta kita, dan karena kita ini adalah suatu yang sangat berharga bagiNya (meski orang lain anggap kita ga berharga).
Hal ini bukan sesuatu yang berlebihan. Hal ini pasti akan kita alami. Dan hanyalah pembaharuan budi kita yang dapat membawa kita untuk dapat dipoles kembali oleh sang pencipta. Percaya padaNya, ga usah peduli ma yang lain, karena DIA punya rencana yang perfect buat kita.
Tuhan menunjukkan jalanNya buat kita, tapi iblis pasti ga akan pernah tinggal diam. Seringkali apa yang dibisikkan iblis itu terdengar sama baiknya dengan jalan Tuhan, sehingga pada akhirnya kita bingung dan kehilangan arah. Oleh karena itu dengan pembaharuan budi, kita akan mengenal Tuhan dan juga dapat memahami setiap jalan-jalanNya yang pasti selalu tepat.
Post by: Cen2
Entries (RSS)
Iyah, gw pernah nnton klip ini..so touching!
Biolanya sampe terbanting-banting, senarnya putus, kucel abis..
Tapi pas si Master yang maenin, seisi ruangan cengok sangking merdunya..
Yang paling keren, pas ending, orang-orang pada naikin harga penawaran mereka trus sang Master keluar dengan senyum bangga!!
Prumpamaan simple tapi dalem abis!! =)